Dua Akad Beli Rumah di Bogor dengan KPR Syariah

Banyak opsi untuk membeli rumah, bisa dengan pembayaran tunai, cicilan bertahap hingga KPR. KPR sendiri bisa menggunakan KPR Konvensional atau KPR Syariah seperti yang diterapkan untuk jual perumahan yang jual rumah di Bogor.

Namun ada dua akad yang perlu Anda ketahui berkaitan dengan KPR Syariah yaitu Akad Murabahah dan Akad Musyarakah Mutanaqisah.

Beli Rumah Dengan KPR Syariah Akad Murabahah

Murabahah ini dipakai untuk sistem perbankan syariah yakni perjanjian jual beli, bank syariah akan membeli barang yang diperlukan oleh nasabah. Kemudian bank kembali menjual rumah tersebut kepada nasabah. Pada tahap inilah bank mengambil margin keuntungan, selisih nilai yang dibayarkan merupakan keuntungan yang diambil bank.

Misalnya ambil contoh dimana Anda akan membeli rumah yang harganya Rp. 500.000.000. DP yang harus dibayarkan adalah 20% sebesar Rp. 100.000.000 kepada pengembang.

Negosiasi berlangsung, Bank sepakat untuk mengambil margin sebesar 5% dengan tenor 15 tahun. Maka inilah cara menghitungnya,

400.000.000 x (5%x15) + 400.000.000 : 180 bulan 

= Rp. 3.163.200/bulan

Artinya dengan KPR Syariah akad murabah, Anda akan membeli Perumahan di Bogor cicilan per bulannya sebesar Rp. 3.163.200.

Beli Rumah Dengan KPR Syariah Akad Musyarakah Mutanaqisah

KPR Syariah Akad Musyarakah Mutanaqisah lebih menitikberatkan pada penawaran kerjasama antara nasabah dan pihak Bank (bagi hasil).

Seperti biasa Bank akan membeli rumah yang diinginkan nasabah, kemudian biaya yang dibayar masing-masing sesuai kesepakatan. Misalnya kesepakatan dalam pembayaran rumah adalah nasabah 20% dan pihak bank 80%.

Selanjutnya karena Bank memiliki jumlah pembayaran rumah yang lebih besar, maka hak kepemilikannya seperti masih milik Bank. Anda menempati rumah tersebut dengan status sewa sesuai masa tenor yang disepakati.

Namun kegiatan sewa rumah ditujukan untuk melunasi cicilan yang sudah dibayarkan oleh Bank. Harga Rumah Rp. 300.000.000, kesepakatannya 20% dan 80%. Artinya pihak Bank membayar Rp. 240.000.000.

Masa tenor yang disepakati adalah 10 tahun, Anda harus membayar biaya sewa sebesar Rp. 1.600.000 per bulan. Namun pihak Bank akan menambah biaya keuntungan bank untuk setiap biaya sewa per bulannya.

Nah itulah dua akad beli rumah dengan KPR Syariah untuk Perumahan di Bogor, apakah Anda tertarik untuk menggunakan KPR Syariah?

Add Comment