Cara Budidaya Lele agar Cepat Besar untuk Segera Dipanen

Ikan lele atau dikenal juga dengan istilah ikan keli adalah ikan yang berada di perairan tawar. Ikan lele mempunyai tubuh yang lumayan pipih dengan permukaan tubuh yang licin dan kumis yang panjang di sekitar mulut.

Ikan lele mampu bertahan lebih lama dalam kepadatan tinggi, bahkan ikan lele ini mempunyai kelebihan mengubah laju konversi pakan sehingga bobot tubuhnya berkembang menjadi lebih baik. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang paling populer di Indonesia.

Oleh karena itu, ikan ini banyak dibudidayakan oleh para peternak, karena selain mudah dikembangbiakkan, ikan lele juga memberikan keuntungan yang cukup besar. Sebelum kita melihat bagaimana cara budidaya ikan lele agar cepat besar.

Cara Budidaya Lele

1. Pembibitan

Saat budidaya ini dilakukan, bibit lele sudah disediakan dan dijual ke peternak lain. Pemeliharaan lele lebih cepat, dengan ukuran 2-3 cm dalam 1 bulan dan ukuran 5 hingga 7 cm dalam waktu sekitar 2 bulan. Inilah mengapa petani memilih jenis budidaya ini karena dianggap lebih menguntungkan.

2. Berikan Pakan yang Bernutrisi

Hal lain yang perlu diperhatikan saat beternak lele adalah pakan lele. Tidak jarang ikan lele menjadi jenis hewan karnivora. Oleh karena itu, saat budidaya ikan lele pakan yang tepat adalah pakan dengan kandungan nutrisi lemak. vitamin, protein, mineral dan karbohidrat. Anda bisa memilih jenis pakan berupa pellet atau pakan pabrik.

Pakan jenis ini sudah mengandung jumlah nutrisi yang tepat dan sangat dibutuhkan oleh ikan. Yang harus diwaspadai adalah tanggal kadaluarsa pakan. Pastikan Anda tidak salah memilih pakan yang sudah expired, atau bisa membuat pelet sendiri dengan mesin pelet ikan, mesin pelet ini bisa menghasilkan pelet yang berkualitas.

3. Berikan Pakan Secara Rutin

Sangat penting untuk mengikuti jadwal dan jumlah pakan untuk pembibitan ikan lele. Asupan pakan ikan lele keriting kurang lebih 3 – 6% dari total berat badan, misalnya ikan lele yang anda budidayakan memiliki berat rata-rata 50 gram per ekor, maka sebaiknya anda berikan pakan sekitar 2,5 gram.

Selain itu, ada baiknya jika Anda memelihara 1 ekor ikan lele seminggu sekali untuk ditimbang berat badannya agar Anda dapat menyesuaikan pemberian pakan di minggu-minggu berikutnya.

4. Waktu Tepat Pemberian Pakan

Anda bisa memberi makan ikan lele di pagi, malam, sore dan siang hari. Berikan ikan lele pakan 4 sampai 6 kali sehari bisa disesuaikan dengan kemauan makan lele.

5. Pengendalian Hama dan Penyakit

Untuk mencegahnya, Anda bisa mengecek kolam setiap hari agar hama dan penyakit yang menyerang terdeteksi sedini mungkin.

6. Manajemen Air Secara Baik

Anda dapat mengganti atau mengurangi air setiap hari. Buang 2 hingga 3 cm air yang mengandung sisa makanan dan endapan yang mengendap. Hal ini dapat menghasilkan kesehatan lele yang baik dan juga waktu panen yang lebih cepat.

7. Memberikan Vitamin Pada Lele

Ikan lele jika diberi vitamin dapat melindungi ikan lele agar mempunyai manfaat tidak mudah terserang penyakit dan lele tetap sehat.

8. Atur Kapasitas Kolam

Ukuran kolam juga menentukan daya tampung lele, jangan berlebihan dan terlalu penuh karena justru bisa membuat lele stress dan tidak bisa bergerak bebas. Jika terasa sesak, pindahkan beberapa ikan lele ke kolam lain untuk kebebasan bergerak.

 

Demikian artikel yang saya jelaskan semoga bermanfaat.

Add Comment