3 Desain Riset dalam Penyusunan Jurnal Penelitian Kualitatif

Berdasarkan model penelitiannya, kategori jurnal terbagi menjadi dua jenis yang berbeda yaitu jurnal penelitian kualitatif dan jurnal kuantitatif. Artikel kali ini akan menjelaskan seputar desain penelitian kualitatif.

 

Desain Jurnal Ilmiah dari Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif sendiri merupakan jenis riset yang cenderung memiliki sifat data dinamis yang terjadi dalam di lapangan. 

Adapun, contoh jenis jurnal yang dihasilkan dari model penelitian kualitatif antara lain jurnal penelitian kualitatif pendidikan, jurnal penelitian kualitatif psikologi, jurnal penelitian kualitatif komunikasi, dan masih banyak lagi.

Contoh-contoh jurnal penelitian tersebut umumnya menggunakan model eksperimen kualitatif yang terdiri dari:

1. Fenomenologi

Desain penelitian fenomenologi merupakan jenis riset yang menggunakan anggapan umum dalam pengalaman subjektif. Atau dengan kata lain, fenomenologi adalah model penelitian yang bertujuan untuk mencari makna dalam aspek esensial yang terdapat dari suatu pengalaman tertentu.

Pihak peneliti yang menggunakan model riset ini biasanya mencoba mencari makna dari suatu pengalaman atau peristiwa dalam kehidupan dunia maupun yang berhubungan dengan manusia. 

Selanjutnya, jenis data yang pihak peneliti dapatkan tentu akan berhubungan dengan pendapat, konsep, penilaian, sikap, pemberian makna atas suatu kondisi, dan lain sebagainya.

 2. Grounded Theory

Model penelitian grounded theory atau teori dasar adalah jenis riset yang akan mengarah pada penemuan teori baru atau penguatan terhadap teori lama. 

Dalam jurnal penelitian kualitatif grounded theory, prosedur risetnya harus pihak peneliti lakukan secara terstruktur dan sistematis. Jadi, pihak peneliti perlu bisa menerangkan konsep atau interaksi suatu topik tertentu pada level konseptual secara luas.

Umumnya, jenis penelitian grounded theory ini menggunakan berbagai macam cara pengumpulan data seperti studi perbandingan, cek situasi lapangan, verifikasi sampai menemukan titik jenuh, dan lain sebagainya.

Karena berhubungan dengan perkembangan teoritis, langkah-langkah penting yang perlu pihak peneliti tempuh antara lain:

  • Harus paham sifat realitas empiris
  • Menentukan jenis data dan metode pengambilan data yang ingin diperoleh
  • Melakukan eksplorasi dan inspeksi
  • Memiliki kemampuan analisis
  • Mampu membuat hipotesis baru 

3. Studi Kasus

Jenis penelitian kualitatif yang sangat sering masyarakat ilmiah lakukan adalah jenis riset studi kasus. Model penelitian kualitatif ini lebih terfokus pada penggalian satu jenis fenomena yang ingin peneliti pahami secara detail dan mendalam.

Berhubung hanya fokus pada satu jenis fenomena saja, maka bentuk fenomena-fenomena yang lain lebih mungkin untuk diabaikan. 

Misalnya, sebuah peneliti ingin mengkaji salah satu fenomena yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar pada suatu instansi sekolah dasar. Contoh fenomena tersebut bisa tentang pimpinan sekolah, kebijakan sekolah, sikap guru, sikap siswa, proses mengajar, dan masih banyak lagi.

 

Pernah menemukan atau menyusun jurnal penelitian kualitatif dengan desain riset di atas?

Add Comment